Penyakit Kanker, Jenis dan Macam Penyakit Kanker Serta Pengobatannya

Kanker

Artikel atau postingan pada kali ini saya akan sedikit mengulas atau memberikan sedikit informasi dasar mengenai apa itu penyakit kanker. dalam artikel ini saya akan membahas diantaranya tentang pengertian kanker, apa penyebab penyakit kanker serta juga jenis jenis kanker yang kita wajib tahu agar.

Dalam artikel di bawah nanti saya juga akan sedikit mengulas defini kanker menurut para ahli kesehatan juga bagaimana definisi kanker. dan tidak lupa juga nanti akan saya ulas bagaimana cara pengobatan kanker secara medis serta tidak lupa juga bagaimana mengobati penyakit kanker dengan obat tradisional.


Pengertian kanker

Penyakit kanker atau disebut juga dengan Puru ayal atau neoplasma ganas ialah sebuah penyakit yang tanda tandanya ditandai dengan adanya kelainan siklus pada sel khas yang dapat menimbulkan kemampuan sebuah sel untuk menjadi tumbuh secara tidak terkendali (proses pembelahan pada sel yang melebihi batas normal), pertumbuhan yang menyerang pada jaringan biologis di sekitarnya, bermigrasi ke dalam jaringan tubuh yang lain melalui sirkulasi ke dalam darah ataupun sistem limfatik yang disebut dengan metastasis.

Tiga (3) karakter ganas inilah yang membedakan antara kanker dengan tumor jinak. Pada sebagian besar kanker dapat membentuk terjadinya tumor, akan tetapi ada yang beberapa tidak menjadi tumor, seperti penyakit leukemia. Onkologi ialah cabang dari ilmu kedokteran yang berhubungan atau membahas studi, diagnosis, perawatan, dan juga pencegahan kanker.

Penyakit Kanker akan dapat menyebabkan banyak gejala yang biasanya berbeda, tergantung dari pada tempat dan juga karakter dari pada keganasannya, serta ada atau tidaknya metastasis. Dan diagnosis biasanya membutuhkan pemeriksaan mikroskopik jaringan yang diperoleh dengan cara biopsi. Setelah didiagnosis, kanker biasanya dirawat dengan operasi, kemoterapi, ataupun radiasi.

Kebanyakan penyaki kanker dapat menyebabkan terjadinya kematian. penyakit kanker ialah menrupakan salah satu dari penyebab utama terjadinya kematian di negara yang berkembang. Kebanyakan dari penyakit kanker bisa dirawat dan juga banyak bisa disembuhkan, terutama apabila perawatannya dapat dimulai semenjak awal. Kebanyakan bentuk dari penyakit kanker berhubungan dengan adanya faktor lingkungan yang sebenarnya dapat  dihindari. Kebiasaan merokok juga dapat menyebabkan terjadinya banyak penyakit kanker daripada penyebab lingkungan lainnya.

Apa saja penyebab Kanker ?

Penyebab penyakit kanker tidak bisa diketahui secara pasti, dikarenakan merupakan gabungan dari beberapa faktor, faktor genetik dan juga lingkungan. akan tetapi ada beberapa macam faktor yang diduga akan dapat meningkatkan resiko seseorang terkena penyakit kanker, beberapa faktor tersebut akan saya uraikan di bawah ini :

Faktor Keturunan
Faktor genetik dalam beberapa keluarga dapat menyebabkan keluarga tersebut mempunyai resiko untuk lebih tinggi menderita kanker tertentu dibandingkan dengan keluarga yang lainnya.

Faktor Lingkungan
Seperti yang sudah sedikit saya singgung di atas bahwa kebiasaan merokok akan dapat meningkatkan resiko terjadinya penyakit kanker pada paru - paru,laring (pita suara) mulut, dan juga pada kandung kemih. Adapun faktor lingkungan yang lainnya adalah Sinar Ultraviolet dari matahari dan juga radiasi ionisasi (yang adalah merupakan karsinogenik) yang dipergunakan pada sinar rontgen yang dihasilkan dari sebuah pembangkit listrik tenaga nuklir dan juga ledakan bom atom hingga dapat menjangkau jarak yang sangat jauh.

Faktor Makanan Berbahan Kimia
Makanan yang kita konsumsi setiap hari juga akan dapat menjadi faktor terjadinya penyakit kanker, terutama kanker yang terjadi pada saluran pencernaan.

Faktor Terserang Virus
Penyakit kanker juga bisa terjadi karena serangan Virus, adapun virus yang dicurigai bisa menyebabkan terjadinya kanker diantara ialah :
1) Virus Papilloma
2) Virus Sitomegalo
3) Virus Hepatitis (radang hati, sakit kuning) B
4) Virus Epstein - Bar
5) Virus (mikrob) Retro pada manusia misalnya virus HIV membawa dampak limfoma dan kanker darah lainnya.

Infeksi
Penyebab kanker yang selanjutnya adalah Parasit Schistosoma (bilharzia), parasit ini akan dapat menyebabkan penyakit kanker kandung kemih dikarenakan terjadinya iritasi yang menahun di kandung kemih.

Faktor Perilaku
Penyebab penyakit kanker di urutan selanjutnya adala perilaku tidak sehat seperti merokok dan juga mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung lemak dan juga daging yang sudah diawetkan serta orang yang suka mengkonsumsi minuman beralkohol. Selain dari pada itu, perilaku seksual seperti melakukan hubungan intim pada usia dini dan juga karena sering berganti pasangan.

Gangguan Keseimbangan Hormonal
Adanya Hormon estrogen yang berfungsi juga merangsang pertumbuhan sel yang cenderung mendorong terjadinya penyakit kanker, sedangkan hormon progesteron bisa melindungi terjadinya pertumbuhan sel yang sangat berlebihan. Adanya kecondongan bahwa superioritas hormon estrogen dan kekurangan progesteron akan dapat menyebabkan meningkatnya risiko penyakit kanker pada payudara, penyakit kanker pada leher rahim, penyakit kanker pada rahim dan penyaki kanker pada prostat dan serta buah zakar pada seorang pria.

Faktor Kejiwaan
Adanya Stres berat juga dapat menyebabkan ganggguan keseimbangan pada seluler tubuh. Keadaan yang tegang terus menerus bisa  mempengaruhi sel, dimana sel akan menjadi hiperaktif dan bisa berubah sifat menjadi ganas sehingga dapat menyebabkan kanker.

Radikal Bebas
Penyebab penyakit kanker yang berikutnya ialah Radikal bebas, radikal bebas ialah suatu atom, gugus atom, atau juga molekul yang mempunyai electron bebas tidak berpasangan pada lingkaran luarnya. Adapun sumber-sumber radikal bebas yaitu :
1) Radikal bebas yang terbentuk karena produk sambilan dari sebuah proses metabolisme
2) Radikal bebas yang masuk kedalam tubuh dalam bentuk seperti racun-racun kimiawi dari pada makanan , minuman, udara yang terpolusi, dan juga sinar ultraviolet dari sinar matahari
3) Radikal bebas yang diproduksi secara sangat berlebihan diwaktu kita makan secara berlebihan (yang berdampak pada proses metabolisme) atau apabila kita sedang dalam keadaan stress yang berlebihan, baik stress secara fisik, psikologis,ataupun biologis.

Adapun jenis jenis kanker yang ada kurang lebih 20an akan saya uraikan berikut ini :

Kanker Darah atau Leukemia
Kanker darah atau juga di sebut leukemia adalah merupakan penyakit kanker yang menyerang pada sel sel yang membentuk terjadinya sel darah pada sumsum tulang. Pada kondisi yang normal, sel-sel pada darah putih akan dapat berkembang dengan teratur pada saat tubuh sedang membutuhkannya guna memberantas infeksi yang akan muncul.

Kanker Darah atau Leukemia


Akan tetapi lain halnya yang terjadi pada pengidap kanker darah. Sumsum tulang akan memproduksi sel-sel darah putih yang tidak normal, tidak bisa berfungsi dengan secara baik, dan malah berlebihan. Jumlahnya yang sangat berlebihan akan dapat mengakibatkan terjadinya penumpukan pada sumsum tulang sehingga sel-sel darah yang masih sehat akan sangat berkurang.

Kanker Hati
Penyakit Kanker hati adalah merupakan tipe penyakit kanker yang paling umum ke5 di antara para laki-laki dan ke7 di pada semua wanita. Ada Sekitar kurang lebih 85% kasus penyakit kanker hati yang terjadi di dunia kebanyakan pada negara-negara yang masih berkembang.

Kanker Hati


Penyakit Kanker Hati sendiri juga dibagi menjadi 2 kategori, yang pertama adalah penyakit kanker hati utaman (primer) yakni kanker yang berawal di organ hati dan termasuk jenis kanker yang berpotensi sangat fatal. Dan yang kedua ialah kanker hati sekunder yang bermula di bagian tubuh lain, seperti usus, sebelum menyebar ke bagian hati.

Kanker Kulit Melanoma
Kanker pada kulit melanoma adalah merupakan jenis kanker yang diawali dari kulit manusia dan dapat menyebar ke bagian organ lain didalam tubuh. Kemunculan tahi lalat baru ataupun perubahan pada tahi lalat yang sudah ada pada biasanya menjadi pertanda umum ataupun gejala melanoma. Hal itu bisa terjadi pada seluruh tubuh, akan tetapi pada sebagian tubuh yang sering terserang kemunculannya ialah, wajah, tangan, punggung dan juga kaki.

Kanker Kulit Melanoma


Kanker Lambung
Kanker lambung menggambarkan jenis kanker yang menggerogoti pada lambung, yakni organ didalam rongga perut manusia yang merupakan salah satu organ dari sistem pencernaan. Penyakit ini dapat diderita oleh orang-orang pada semua usia, meskipun pada sebagian besar penderitanya berusia pada umur 55 tahun ke atas.

Kanker Lambung


Kanker Lidah
Kanker lidah adalah tipe kanker yang tumbuh di sel-sel lidah. Kanker lidah paling acap kali tumbuh dan membiak pada sel-sel skuamosa yang ada pada permukaan lidah. Jenis kanker lidah ini dikenal dengan sebutan karsinoma sel skuamosa.

Kanker Lidah


Kanker Mulut
Kanker mulut adalah jenis kanker yang tumbuh dan berkembang di dalam mulut. Misalnya pada indra pengecap (lidah), gusi, bibir (labium), dinding pada mulut, serta langit2 mulut. Kanker ini dapat menyebar secara langsung ke membran-membran pada sekitar mulut ataupun melalui kelenjar getah bening.

Kanker Mulut


Kanker Mata
Kanker mata adalah jenis kanker yang bisa di katakan jarang terjadi dan dapat menyerang pada bagian luar mata (misalnya pada kelopak mata) ataupun juga dibagian dalam mata (kanker intraokular). Selain dari pada itu, kanker ini juga dapat terjadi karena akibat dari penyebaran kanker pada organ tubuh lain.

Kanker Mata


Kanker Otak
Penyakit Tumor otak ialah hasil dari perkembangan sel-sel pada otak sebagai atau secara tak wajar dan tak terkendali. Tidak semua tumor otak berkarakter ganas sehingga dapat dikategorikan sebagai penyakit kanker. Kanker otak ganas ialah tumor yang dengan cepat menyebar pada bagian lain di otak dan juga tulang belakang.

Kanker Otak


Tumor otak utama atau primer ialah tumor yang berawal dari otak. Sebagian besar tumor otak ganas ialah kanker sekunder, yang berarti bahwa sel kanker pada awalnya bermula pada organ tubuh lain dan kemudian menyebar ke area otak.

Kanker Ovarium
Penyakit Kanker ovarium ialah kanker yang tumbuh di indung telur ataupun ovarium.Kanker jenis ini paling sering menyerang wanita yang sudah mengalami masa menopause ataupun umumnya berusia diatas 50 tahun. Walaupun begitu jenis kanker ovarium bisa juga diderita oleh semua wanita pada semua usia.

Kanker Ovarium


Kanker Pankreas
Pankreas ialah sebuah kelenjar besar yang adalah bagian dari sistem pencernaan dan mempunyai panjang sekitar 15cm. Kanker pankreas ialah penyakit yang di sebabkan oleh karena tumbuhnya tumor didalam pankreas. Kanker pankreas dapat dialami oleh pria ataupun wanita, dan biasanya terjadi pada orang-orang yang berusia lanjut atau di atas umur 75 tahun.

Kanker Pankreas


Kanker Paru-Paru
Penyakit Kanker paru-paru ialah salah 1 dari macam kanker yang sering terjadi. Kanker paru-paru merupakan salah satu jenis kanker yang dapat dicegah. Pada tahap awal, tidak ada tanda atau gejala penyakit kanker paru-paru yang nyata. Tetapi kemudian tanda seperti batuk secara berkelanjutan hingga mengalami batuk darah, sering merasa kehabisan napas, kelelahan tanpa alasan jelas,dan juga penurunan berat badan yang akan muncul.

Kanker Paru-Paru


Kanker Payudara
Kanker Payudara ialah penyakit yang menimpa pada organ payudara wanita. Payudara itu terbentuk dari lemak, jaringan ikat, dan juga ribuan lobulus (kelenjar kecil sebagai penghasil air susu). Pada saat seorang wanita melahirkan, Air Susu Ibu (ASI) akan di kirim ke puting melalui saluran kecil pada saat menyusui.

Kanker Payudara


Sel-sel yang ada dalam tubuh kita biasanya akan tumbuh dan juga berkembang biak secara sangat teratur. Sel-sel baru hanya akan terbentuk saat di butuhkan. Akan tetapi proses didalam tubuh pengidap kanker akan berbeda.

Proses itu akan berjalan secara tidak wajar hingga pertumbuhan dan juga perkembangbiakan dari sel-sel akan  menjadi tidak terkendali. Sel-sel abnormal tersebut juga dapat menyebar pada bagian-bagian tubuh yang lain melalui aliran darah. Hal Inilah yang disebut dengan kanker yang menjalani metastasis.

Kanker Prostat
Kanker prostat ialah kanker yang tumbuh di bagian prostat. Prostat ialah kelenjar kecil pada panggul pria yang juga merupakan bagian dari sistem reproduksi. Prostat ada pada bawah kandung kemih di depan rektum. Kelenjar prostat mengitari uretra, yaitu saluran yang membawa urin dari kandung kemih ke penis.

Kanker Prostat


Kanker Rahim
Kanker rahim ataupun yang sering disebut dengan kanker endometrium ialah penyakit kanker yang pada biasanya menyerang sel-sel yang membentuk dinding rahim atau dalam istilah medisnya disebut dengan endometrium. Kanker ini juga bisa menyerang otot-otot pada sekitar rahim sehingga dapat membentuk sarkoma uteri. Akan tetapi jenis penyakit ini sangat jarang terjadi.

Kanker Rahim


Kanker Serviks
Kanker serviks ialah kanker yang muncul pada leher rahim wanita. Leher rahim sendiri berguna sebagai pintu masuk menuju rahim dari pada v4gina. Pada tahap awal, kanker serviks biasanya tidak memiliki gejala. Gejala kanker serviks yang paling umum adalah pendarahan pada v4gina yang terjadi setelah berhubungan sek5, di luar masa menstru4si, atau sesudah menopause.

Kanker Serviks


Kanker Tenggorokan
Penyakit Kanker tenggorokan ialah tumor yang tumbuh dan berkembang pada tenggorokan, pada sekitar faring, laring, ataupun tonsil. Sama seperti halnya kanker mulut dan juga lidah, pada sebagian besar kanker tenggorokan yang dialami pada pasien mempunyai jenis karsinoma sel skuamosa.

Kanker Tenggorokan


Kanker Testis
Kanker testis ialah kanker yang terjadi saat sel-sel mulai tumbuh secara tidak normal di bagian testis. Kanker testis idalah jenis kanker yang cukup langka, akan tetapi kondisi ini paling sering menjangkiti pria pada usia 15-49tahun.

Kanker Testis


Kanker Tiroid
Kanker tiroid ialah pertumbuhan sel tidak normal didalam kelenjar tiroid. Kanker tiroid merupakan jenis kanker yang cukup jarang terjadi dan biasanya mudah disembuhkan apabila diketahui sejak awal.

Kanker Tiroid


Kanker Tulang
Penyakit Kanker tulang ialah jenis penyakit yang menyerang tulang. Kanker tulang terbagi menjadi dua, yaitu kanker tulang utama (primer) dan juga sekunder. Di namakan kanker tulang primer ialah penyakit kanker yang apabila kanker tersebut muncul dan juga berkembang langsung didalam tulang. Sedangkan kanker tulang sekunder ialah kanker yang berasal dari bagian tubuh lain yang menjalar pada tulang.

Kanker Tulang


Kanker Usus Besar
Kanker usus besar ialah jenis kanker yang menyerang usus besar ataupun bagian terakhir dari struktur pencernaan manusia. Penyakit ini bisa diidap oleh segala usia, meski 90 persen penderitanya berusia di atas 60tahun.

Kanker Usus Besar


Kanker Vagina
Kanker v4gina ialah jenis kanker langka yang muncul pada v4gina. Ada 2 jenis kanker v4gina, yang pertama yaitu kanker v4gina sekunder, yakni kanker yang pertama kali muncul dibagian tubuh yang lain, namun menjalar ke v4gina. Dan yang kedua ialah kanker v4gina primer, ialah kanker yang pertama kali muncul di v4gina.

Kanker Vagina


Limfoma
Limfoma ialah kanker yang muncul didalam sistem limfatik yang menghubungkan dengan noda limfa ataupun kelenjar getah bening pada seluruh tubuh. Sistem limfatik termasuk pada bagian penting didalam sistem kekebalan pada tubuh manusia.

Limfoma


Multiple Myeloma
Penyakit Multiple myeloma atau myeloma ialah jenis kanker yang biasanya menyerang pada sel plasma ditulang sumsum penderita, yaitu saat pertumbuhan jumlah sel myeloma lebih banyak dari pada jumlah sel darah yang sehat. Sehingga, alih-alih memproduksi protein sebagai bentuk antibodi pencegah infeksi penyakit, struktur kanker ini justru akan memproduksi protein abnormal yang akhirnya dapat merugikan.

Multiple Myeloma



Pencegahan Kanker

Penyakit kanker bisa dikatakan sebagai penyakit gaya hidup, penyakit ini bisa di sembuhkan dengan cara merubah gaya hidup kita selama ini. berikut ini gaya hidup yang seharusnya kita rubah untuk menghindari terjadinya penyakit kanker :

1. Hindarilah makan makanan yang tinggi lemaknya, makan makanan instant cepat saji yang mengandung bermacam macam bahan pewarna dan juga bahan pengawet dan juga imbangilah dengan makanan yang bergizi secara seimbang.
2. Hindari berganti ganti pasangan
3. hindari kebiasaaan merokok
4. hindarilah sering stres ataupun punya konflik yang berkepanjangan.
5. Memeriksakan kesehatan secara berkala
6. Minumlah air murni yang sudah melalui proses penyaringan seperti proses penyaringan reverse osmosis.
7. hindarkan kulit dari terkena sinar matahari secara berlebihan
8. hindari pengunaan hormon sintesi saat berKB dalam jangka waktu yang lama
9. Konsumsilah Vitamin secara rutin

Pengobatan Kanker

Pengobatan penyakit kanker ini bisa di bagi menjadi 2 metode pengobatan :

1.Pengobatan Kanker Secara Medis

Pengobatan medis pada kanker sebenarnya sudah dimulai sejak beberapa puluh tahun yang lalu, namun sampai saat ini belum terdapat pengobatan yang dapat menyembuhkan secara tuntas. Karena putus asa, bahkan banyak orang mencoba berbagai terapi alternatif yang diklaim dapat menyembuhkan.

Pengobatan Kanker Secara Medis


Pada prinsipnya pengobatan kanker yang ada saat ini adalah menyembuhkan secara lokal di daerah tempat tumbuhnya (Local Control) dan berupaya agar tak menyebar ke tempat lain.

"Tidak ada obat yang bisa membunuh semua sel kanker. Sampai saat ini masih diteliti," jelas Dr Dradjat Ryanto Suardi, SpB(K) Onk, Ketua Umum PP Perhimpunan Onkologi Indonesia.

Kesulitan terapi terhadap kanker adalah karena sel kanker berasal dari sel tubuh sendiri yang berubah sifat menjadi tidak terkontrol pertumbuhannya. Sehingga setiap pengobatan yang ditujukan kepada sel kanker akan berpengaruh terhadap sel tubuh normal.

Kesulitan lainnya, daya ikat antar sel (kohesi) yang rapuh sehingga sel kanker dapat dengan mudah terlepas karena tekanan yang ringan atau dapat pula melepaskan diri secara spontan.

Selain itu pada dinding sel terdapat enzim protease yang dapat mencerna protein sehingga sel kanker dapat dengan mudah menyelusup di antara jaringan tubuh di sekitarnya, bahkan dapat masuk ke pembuluh limfe atau pembuluh darah sehingga menyebar ke organ lain.

"Namun demikian pengobatan terhadap kanker terus berkembang dan dibuktikan bahwa bila pengobatan dilakukan dengan tepat dan pada stadium dini, maka penyakit kanker dapat dikontrol sehingga penderita kanker dapat hidup normal dan meninggal karena akibat lain dan bukan karena kankernya," lanjut dokter yang kini menjabat sebagai Ketua Tim Penanggulangan Kanker RS Hasan Sadikin/FK Unpad Bandung.

Menurut Dr Dradjat, berikut terapi-terapi kanker yang terbukti secara medis:

1. Terapi Operatif (terapi lokal)
Terapi lokal dapat terbagi menjadi 2 kelompok. Pertama adalah terapi operatif dan terapi non operatif. Satu-satunya terapi yang dapat mengangkat tumor secara lengkap dengan daerah infiltrasinya hanyalah operasi. Tidak ada tindakan lain yang dapat mengangkat tumor secara lengkap selain operasi.

Namun operasi hanya berhasil baik bila kanker dapat diangkat secara utuh beserta daerah penyebaran lokalnya, karena itu penting untuk menentukan apakah kasusnya masih 'operable' atau tidak.

"Oleh karena itu seorang pasien seharusnya merasa senang bila akan di operasi karena itu menandakan penyakit kankernya masih dapat dikontrol secara lokal dan belum menyebar jauh. Bila terapi bedah dilakukan secara baik dan dilakukan oleh seorang yang mengerti benar mengenai pertumbuhan kanker serta pada saat yang dini, maka secara lokal kanker itu dapat disembuhkan," tegas Dr Dradjat.

2. Terapi Radiasi (terapi lokal)
Terapi lokal lain adalah terapi radiasi. Radioterapi menggunakan sinar pengion sehingga sel kanker dapat dihancurkan. Sayangnya, dengan cara ini tak dapat menghancurkan seluruh sel kanker karena mengikuti kaidah 'log cell kill', sehingga membunuh secara logaritmik yang mengakibatkan selalu ada sel kanker yang tersisa.

Tingkat kedalaman radiasi pun terbatas sehingga untuk kanker dengan ukuran besar radiasi tak akan dapat bermanfaat baik. Saat ini berkembang radiasi dengan alat khusus seperti 'linear accelerated' dengan daya tembus yang lebih dalam dan tidak terlalu menyebar sinarnya, sehingga daerah yang diradiasi akan lebih tepat.

3. Kemoterapi (terapi sistemik)
Terapi sistemik adalah terapi melalui infus sehingga obat dapat masuk ke seluruh sistem di tubuh. Kemoterapi termasuk terapi sistemik yang paling sering digunakan.

Kemoterapi dapat bersifat sebagai pelengkap (Adjuvant) terhadap operasi sehingga operasi akan mengontrol secara lokal, sedangkan kemoterapi mengontrol sel-sel kanker yang sudah menyebar ke tempat lain. Kemoterapi dapat juga bersifat sebagai terapi utama yaitu bila kanker sudah menyebar dan secara lokal pun sudah tidak dapat di operasi lagi.

Saat ini berkembang cara kemoterapi yang disebut 'Neo Adjuvant'. Dengan cara ini kemoterapi sebagian diberikan sebelum operasi (biasanya 3 siklus) dengan tujuan mengecilkan kanker yang besar sehingga operasi dapat dilakukan dengan baik yaitu mengengkat seluruh tumor beserta infiltrasi lokalnya. Sisanya 3 siklus lagi diberikan setelah operasi.

Kemoterapi dapat pula diberikan secara paliatif dengan tujuan meningkatkan kualitas hidup dan bukan dengan tujuan menyembuhkan. Ketidaknyamanannya adalah efek samping yang cukup berat.

4. Terapi hormonal (terapi sistemik)
Pada kanker yang sensitif terhadap hormon seperti kanker prostat dan kanker payudara, maka bila terdapat reseptor hormonal yang positif dapat dilakukan terapi hormonal.

Caranya adalah dengan memberikan tablet atau suntikan anti-hormon sehingga tercipta suasana tubuh yang tidak nyaman untuk pertumbuhan sel kankernya. Terapi hormonal biasa diberikan sebagai adjuvant namun pada keadaan lanjut dapat diberikan secara paliatif.

5. Imunoterapi (terapi sistemik)
Terapi lain secara sistemik adalah imunoterapi, yaitu dengan menyerang sel kanker melalui sistem imun. Cara ini cukup efektif dan dengan efek samping yang ringan namun hanya secara spesifik menyerang 'sekelompok' sel kanker sehingga tidak semua sel kanker dapat dihancurkan.

Selain itu, cara ini membutuhkan biaya besar. Dengan cara ini berbagai upaya yang dikembangkan antara lain menyerang sistem yang mengatur pertumbuhan sel kanker atau dengan menghambat sistem aliran darah terhadap sel kanker. Dengan demikian kelompok sel kanker yang mempunyai tanda tertentu ('marker' atau 'receptor') dapat dijadikan target pengobatan dengan cara ini.

6. Trans Arterial Chemo Embolisasi (TACE)
Cara ini menggunakan kemoterapi juga namun biasanya obat kemoterapi diinfuskan ke pembuluh vena sehingga mengikuti aliran ke seluruh tubuh. Dengan cara TACE ini kemoterapi disuntikkan ke pembuluh darah arteri sehingga efeknya terjadi lokal dan dosis pun dapat dikurangi.

Kekurangan cara ini adalah apabila pembuluh arterinya banyak maka akan kurang efektif. Cara ini efektif pada organ dengan mempunyai pembuluh arteri utama sedikit sehingga efek terhadap organ tersebut dapat maksimal dengan efek samping minimal, seperti liver (hati).

7. Cryosurgery
Cara ini menggunakan alat yang dapat menurunkan temperatur setempat pada daerah yang dituju sehingga sel-sel menjadi rusak. Dapat dilakukan pada tumor besar sehingga tidak memerlukan operasi namun dengan tujuan paliatif sehingga hanya untuk mengecilkan massa tumor saja dan bukan untuk menyembuhkan.

Dengan cara ini tidak dapat ditentukan apakah batas-batasnya sudah bebas tumor atau belum, sehingga sangat berbeda dengan operasi di mana dapat memeriksa batas-batas operasi untuk meyakinkan bahwa tepi sayatan sudah bebas tumor atau belum.

2.Pengobatan Kanker Secara Tradisional

Jenis tanaman herbal memang begitu banyak. Tanaman-tanaman tersebut mampu menyembuhkan penyakit dari kelas ringan hingga kelas berat sekalipun, bahkan mengobati penyakit kanker. Keampuhannya jangan dipertanyakan, karena bebas dari bahan kimia. Untuk Anda yang tengah berikhtiar mencari pengobatan kanker terbaik, berikut ini daftar tanaman yang dimanfaatkan sebagai obat kanker, berikut cara menggunakannya :

1. Tapak Dara
Daun tapak dara atau dalam bahasa latin dikenal Catharanthus roseus ini memiliki khasiat menyembuhkan dan mencegah kanker payudara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tapak dara mengandung 2 senyawa alkaloid vinka, vinkristin dan vinblastin. Kedua senyawa ini berperan aktif menghambat perkembangan sel kanker di dalam tubuh. Sehingga tidak serta merta merusak sel normal lainnya yang berada di sekitar pertumbuhan sel kanker.

Tapak Dara


Di daerah Sumatera, daun tapak dara sendiri lebih dikenal dengan rumput alang. Selain mengobati kanker payudara, daun ini pun bermanfaat untuk pengobatan kanker bronkial dan tumor ganas lainnya.

Cara membuat ramuannya :
Untuk membuatnya cukup mudah, sediakan 22 lembar daun tapak dara, kulit kayu pulasari serta buah adas. Rebus semua bahan bersama 3 gelas air  sembari dibubuhi gula merah untuk menetralisir rasa pahitnya. Tunggu hingga air sisa setengah, angkat lalu saring minuman tersebut. Konsumsi secara rutin selama sebulan sebagai pengobatan.

2. Kunyit Putih
Kunyit putih memang terdiri dari 2 jenis, pertama kunyit putih gombyok atau pepet. Kunyit jenis ini berkhasiat menyembuhkan diare atau disentri, sedangkan yang s kedua adalah kunyit putih beraroma Curcuma mangga. Jenis inilah yang dimanfaatkan oleh herbalis sebagai pengobatan kanker dan tumor. Tanaman herbal obat kanker ini, diketahui mengandung Ribosome Inacting Protein (RIP), anti oksidan, dan anti curcumin.

Kunyit Putih


RIP inilah yang berkhasiat merontokkan dan membunuh sel kanker tanpa merusak jaringan di sekitarnya. Sedangkan anti oksidan berperan kerusakan gen dan anti curcumin sebagai anti inflamasi atau peradangan. Manfaatnya pun ternyata beragam, mulai dari pengobatan kanker hati, payudara, leher rahim, paru-paru, serta jantung dan kolesterol.

Cara membuat ramuannya :
1 sendok teh perasan kunyit putih ditambahkan 100cc air hangat. Endapkan ramuan ini, lalu minum airnya saja. Untuk pengobatan, ada baiknya mengkonsumsi sebanyak 3 kali sehari (pagi, siang, dan sore hari). Sedangkan untuk pencegahan, bisa mengkonsumsinya 1 kali sehari sebelum tidur. Lakukan secara rutin untuk hasil yang lebih maksimal.

3.Benalu
Benalu acapkali dikatakan sebagai tanaman pengganggu yang tak bermanfaat. Nyatanya kini benalu memiliki khasiat yang sangat luar biasa. Senyawa di dalam benalu diketahui mampu menghambat keganasan pertumbuhan sel kanker.

Benalu


Cara membuat ramuannya :
Rebus benalu menjadi teh dan dikonsumsi setiap hari. Teh ini sangat baik dijadikan obat penunjang selama menjalani kemoterapi (terapi menggunakan obat anti kanker).

4.Keladi Tikus
Rodent tuber adalah istilah ilmiah bagi keladi tikus yang berkhasiat menghentikan dan mengobati kanker secara keseluruhan.

Keladi Tikus


Cara membuat ramuannya :
Cara menggunakan tanaman herbal kanker ini cukup mudah. Rendam tanaman selama 30 menit 3 batang keladi tikus dan daunnya, kurang lebih sekitar 50 gram. Tumbuk hingga halus lalu peras batang keladi tikus tersebut. Lakukan penyaringan dan konsumsi secara rutin setiap hari.

5. Daun Dewa
Tanaman satu ini telah dikenal sebagai anti kanker sejak lama jauh sebelum pengobatan modern berkembang. Ramuan anti kanker yang berasal dari daun dewa, bisa di racik sendiri di dapur kesayangan.

Daun Dewa


Cara membuat ramuannya :
– Pertama-tama, sediakan 30 gram daun dewa segar, 20 gram temulawak putih, 30 gram jombang. Rebus semua bahan tersebut bersama 600 cc air, tunggu hingga air tersisa setengahnya. Kemudian saring air rebusan untuk dikonsumsi sari patinya setiap hari.

– Ada cara lain, sediakan 30 gram daun dewa segar, 30 gram daun tapak dara segar, 30 gram rumput mutiara, 30 gram rumput lidah ular. Masukkan semua bahan bersama 1000 cc air, lalu rebus hingga airnya tersisa setengah. Saring semua bahan dan tambahkan madu untuk menetralisir rasa pahit, secukupnya saja. Aduk ramuan tersebut dan konsumsi selagi masih hangat.

6. Mengkudu
Begitu banyak penelitian yang dilakukan untuk mengetahui manfaat dari buah mengkudu. Bahkan beberapa perusahaan kesehatan dunia pun mulai memproduksi ekstrak buah mengkudu. Daging buah mengkudu diketahui mengandung dammacanthel atau obat anti kanker. Senyawa ini berperan aktif melawan sel abnormal ketika memasuki stadium pra kanker. Tak hanya itu, dammacanthel pun berkhasiat mencegah perkembangan sel kanker.

Mengkudu


Cara membuat ramuannya :
Cukup mudah untuk membuat ramuan anti kanker ini, peras 2 atau 3 buah mengkudu. Tambah beberapa tetes madu untuk menambah rasa nikmat ke dalamnya. Konsumsi air perasan tersebut secara rutin setiap hari. Ada baiknya untuk memilih mengkudu yang tidak terlalu masak, untuk menghindari kadar alkohol yang cukup tinggi. Alkohol akibat proses fermentasi pada mengkudu masak bisa merusak zat-zat penting di dalam buah mengkudu sendiri.

Itulah artikel mengenai penyakit kanker dari mulai apa itu penyakit kanker, penyebab kanker, jenis penyakit kanker dan tak lupa juga pengobatan penyakit kanker secara medis dan juga tradisional. semoga artikel di atas bermanfaat bagi anda. Jangan lupa BERBAGI dengan share ke facebook, twiiter dan juga Gplus anda. Semoga artikle ini dapat menjadikan informasi yang sangat berharga bagi teman teman anda juga. Terima Kasih.